Cinta dalam Beda




Banyaknya konflik yang disebabkan karena perbedaan paham agama akhir-akhir ini membuat saya prihatin, hal tersebut membuat saya ingin menulis opini tentang perbedaan agama dan kepercayaan. Baik, berikut adalah penjelasan singkatnya.

Agama

sistem yang mengatur tata keimanan (kepercayaan) dan peribadatan kepada Tuhan Yang Mahakuasa serta tata kaidah yang berhubungan dengan pergaulan manusia dan manusia serta lingkungannya dan jadi kepercayan atau keyakinan setiap umat manusia yang menghubungkan mereka dengan Tuhan yang Maha Esa dan mengatur perilaku serta sifat manusia dalam kehidupan mereka sehari-hari.
                                                    





Di sini bukan saya bermaksut sok pintar atau bagaimana, saya hanya ingin menyampaikan pendapat saya. Konflik dan isu intoleransi yang marak akhir-akhir ini membuat saya prihatin pada kedamaian di negeri ini. bagaimana tidak, negara kita Indonesia merupakan negara yang terkenal akan kerukunan antar umat beragamanya, Tapi karena konflik dan isu sara akhir-akhir ini membuat negara kita sedikit terganggu kedamaiannya.


Kita dikenal negara lain memiliki masyarakat yang sangat hangat, menghargai perbedaan satu sama lain, kita dapat saling menjaga tanpa mempermasalahkan agama, ras, suku dan warna kulitnya. kita membantu tanpa pandang bulu siapa dan apa agamanya. Negara kita dianggap sebagai negara paling toleran di seluruh dunia.




Saya percaya semua agama adalah benar, dan saya tidak merasa agama saya lah yang paling benar. karena semua agama yang ada di Indonesia mengajarkan kebaikan. tidak ada agama yang menghalalkan untuk membunuh dan mencuri. semua agama memiliki nilai-nilai luhur mereka sendiri dan mereka percayai hingga sekarang ini. 

Yang paling penting adalah pengamalan moral yang diambil dari ajaran agamanya lalu mengamalkan di kehidupannya sehari-hari.  

"Agama mengajarkan pesan-pesan damai dan ekstremis memutarbalikannya." - KH. Abdurrahman Wahib


Kenapa perbedaan agama harus dipermasalahkan?

Saya sendiri adalah seorang muslim, di agama yang saya anut, diajarkan bahwa kita sesama umat manusia harus saling menghargai satu sama lain bagaimanapun perbedaanya, agama adalah takdir yang diberikan tuhan kepada setiap umat manusia, bayi yang baru lahir tidak mungkin langsung bisa memilih untuk menganut suatu agama tertentu,pasti ia akan menganut agama yang orang tuanya anut dan mendalaminya sedari kecil hingga ia dewasa.
lantas apakah mereka yang mengkotak-kotakkan agama dan merasa agamanya paling benar mau melawan kehendak tuhan? jelas tidak bukan.

"Tuhan tidak perlu di bela karena DIA yang Maha Kuasa". - KH Abdurrahman Wahib. 


merasa dirinya lah yang paling benar, orang lain yang berbeda darinya langsung dihakimi dengan kata-kafir "kafir". memang siapakah kalian? tuhan? akhirat seseorang bukanlah urusan kalian. Apakah akhirat kalian sudah terjamin surga? tidak ada yang tahu kecuali tuhan kalian sendiri. sampai kapanpun, anda sama sekali tidak memiliki hak untuk mengatur hubungan umat manusia kepada tuhannya, 

Kesimpulan


Apapun perbedaan yang ada pada kita, ingat kita adalah manusia, mungkin itu yang membuat kita sama. bagaimanapun agama kita pasti mengajarkan kita untuk saling mencintai sesama manusia. jadi jangan jadikan agama sebagai pembeda tapi jadikanlah pemersatu. Renungilah, pelangi tidak akan jadi indah jika ia terdiri dari satu warna. warna-warna yang berbeda membuatnya indah dan sejuk dipandang mata.



"Saya cinta agama saya, tapi saya lebih mencintai perdamaian. karena agama saya mengajarkan saya untuk selalu memelihara perdamaian." - Hardian Mahendra

Sekian artikel saya, apabila ada kesalahan dalam perkataan atau tulisan saya, saya mohon maaf. 
wasalam. 

Komentar